TERBARU

Kita diciptakan Allah sengan bahan material yang sama satu sama lain, tidak ada yang beda sama sekali yang membedakan adalah Amalan kita sewaktu kita di berikan kesempatan untuk hidup ini, maka jangan sia-siakan HIDUPMU

Sabtu, 07 Desember 2013

Kenapa saya mendaki gunung


وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ وَلَقَدْ وَصَّيْنَا الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَإِيَّاكُمْ أَنِ اتَّقُوا اللَّهَ وَإِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ وَكَانَ اللَّهُ غَنِيًّا حَمِيدًا
Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan sungguh, Kami telah mewasiatkan kepada orang-orang yang telah diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu agar bertakwa kepada Allah. Tetapi jika kamu ingkar maka (ketahuilah), milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji (An-Nisa’ : 131)
berikut tafsirnya
Allah Subhaanahu wa Ta’aala memberitakan tentang meratanya kepemilikan-Nya pada alam semesta, di mana hal itu menghendaki Dia mengatur semuanya dengan semua bentuk pengaturan dan bertindak kepadanya dengan berbagai bentuk tindakan, baik berupa qadar (ketetapan-Nya di alam semesta) maupun yang berupa penetapan syari’at dan menyuruh mereka mengikuti syari’at itu dengan bertakwa.
Kepada wasiat itu dengan tidak mau bertakwa.
Maksudnya ciptaan-Nya, milik-Nya dan hamba-Nya segala yang ada di langit dan yang ada di bumi, oleh karena itu kekafiran kalian tidaklah memadharratkan-Nya sedikit pun, bahkan malah memadharratkan diri kamu. Demikian juga kekafiran itu tidaklah mengurangi kerajaan-Nya, bahkan Dia memiliki hamba yang lebih baik dan lebih banyak dari kamu, di mana mereka selalu taat dan tunduk kepada-Nya.
Tidak butuh kepada makhluk-Nya dan kepada ibadah mereka, bahkan merekalah yang butuh kepada-Nya.
Dalam tindakan-Nya kepada makhluk-Nya. Dia berhak mendapatkan segala pujian dan sanjungan, karena Dia memiliki sifat-sifat terpuji dan karena nikmat-Nya yang begitu banyak yang diberikan kepada makhluk-Nya, oleh karenanya Dia Maha Terpuji dalam semua keadaan.
Iya di surat An-nisa di atas di terangkan bahwa milik Allahlah yang ada di langit dan ada di bumi, jadi semua yang ada di langit dan di bumi itu milik Allah SWT termasuk saya (manusia), saya ingin merasakan betapa kecilnya manusia di banding dengan ciptaan lainya, dengan kita berada di puncak gunung, atau dalam keadaan melakukan perjalanan menuju kepuncak gunung kita akan senantiasa untuk mengingat Allah SWT karena betapa kecilnya kita dan ketika kita berada di atas puncak gunung begitu terasa kecilnya kita (manusia) di bawah langit di atas awan berdiri melihat luasnya ciptaanya.
semoga tulisan ini dapat menginsirasi dan dapat memperbaiki niat kita melakukan pendakian gunung,

salam rimba, salam lestari

0 komentar: