TERBARU

Kita diciptakan Allah sengan bahan material yang sama satu sama lain, tidak ada yang beda sama sekali yang membedakan adalah Amalan kita sewaktu kita di berikan kesempatan untuk hidup ini, maka jangan sia-siakan HIDUPMU

Minggu, 12 Januari 2014

Untuk Anak KiTA Segenggam iman anak kita

Untuk anak yg berumur kurang dr 7 tahun, hal yg penting utk ditanamkan itu bukanlah bisa ibadah, tp bangga akan ibadah, antusiasme beribadah. Ini juga berlaku thd hal lain, bukan bisa ini itu tapi lebih bagaimana dia itu cinta ilmu, antusias untuk belajar.
Oleh karena nya penting menanamkan ke anak tentang iman.
Bicara ttg bagaimana cara menyampaikan ttg iman bisa di lihat di quran surat2 makiyah, fase makkah, kalimat2nya singkat, jelas, konkrit, dan menggunakan kata TIDAK/JANGAN.
Kalimat2 iman itu harus membekas dan menembus jiwa anak lebih dr sekedar paham.
Iman bukan zona kognitif, tp afeksi.
Ingat, paham saja itu tdk akan mengubah perilaku. Yakin/iman lah yg mengubah.
Tak perlu kasih anak iming2 hadiah saat anak melakukan sesuatu kebaikan, karena itu efeknya akan temporer. jika anak orientasinya akhirat, maka dia gak akan tergoda thd anak lain yg beda dgn nya. Misal ttg jilbab, anak tak akan tergoda utk gak pakai jilbab, atau bertanya knp anak lain tdk pakai, krna dia sdh tau dia melakukannya krna Allah.
Belajar iman dulu, sebelum belajar quran.
Kenalkan anak dgn perintah dan larangan. Selalu pasangkan dua hal ini.
Fenomena saat ini anak2 jd takut utk jd anak sholeh/ah, karena ortu/guru sedikit2 bilang "eee..jangan gitu...katanya mau jd anak sholeh"
Padahal anak2 sblm baligh mereka tdk berdosa. Udh di bilang dosa..dosa..dosa..
Jelaskan ke anak dgn dalil/nash yg jelas. Ortu kudu blajar. Mana halal, haram, sunnah, wajib, dll.
Jika anak melanggar adab, maka tunjukkan adab yg baik spti apa. (toleransi nya ckup besar dsni).
Tp kalau anak melanggar halal haram, hukum, dll.
MAka langsung tegas! Spti rosul kpd cucu nya yg memerintahkan utk memuntahkan kurma zakat yg telah dimakannya.
Akh adi... peran ayah dlm menggores iman di anak kita itu sangat besar
Karena gaya komunikasi laki2 dan wanita yg cenderung berbeda
Laki2 rata2 kecenderungannya to the poiny, ringkas, jelas, padat,
Jd sgt sesuai dgn gaya komunikasi Alloh, misalnya di juz 30 dan beberapa 29
Singkat2 ayatnya
Iqro!
Dll
Jd kedepan ayah yg harus belajat lbh giat dan mengalokasikan waktu bersama anak dlm 'kelas iman'
Misal, ada biji (mati) jatuh di tanah, keairam air hujan, tumbuh... siapa yg menghidupkan? Alloh.
Ketemu pohon ditebang, kmudian tumbuh tunas, siapa yg menumbuhkan?
Ada sekelompok pohon jeruk, ditanam dan diperlakukan dgn sama, pupuk sama, air sama, tp rasa buah jeruknya beda. Siapa yg memberi kan rasa di buah jeruk?
Dll..banyak sekali disekitar kita
Naaah...kmrin ust fauzil adhim menyinggung juga masalah kalimat yg dikatakan para trainer negatif
Dia tdk setuju
Gunakan itu
La tahzan
Itu kalimat negatif, tp buku terlaris
Jangan dekati zina
Jangan sekutukan Alloh
Dll banyak sekali larangan2 yg gunakan kata jangan
Dan utk aqidah..itu gak masalah
Cb baca bukunya saja
Saya khawatir salah dlm menjelaskan

0 komentar: