TERBARU

Kita diciptakan Allah sengan bahan material yang sama satu sama lain, tidak ada yang beda sama sekali yang membedakan adalah Amalan kita sewaktu kita di berikan kesempatan untuk hidup ini, maka jangan sia-siakan HIDUPMU

Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Desember 2013

Menunggu sebuah penantian dengan PERBAIKAN

Dalam sebuah titik pasti ada sebuah kalimat di depanya, dalam sebuah titik penantian semoga ada engkau wau ciptaan tuhan yang Maha Pencipta. Perasaan kadang mempermainkan insan manusia yang sedang menunggu datangnya pujaan hati yang dinanti, tidak dengan cara melihat dan memperhatikan orang yang belum halal untukku, tapi dengan bertanya kepada yang Maha Pencipta, Insan ciptaanMu yang mana yang pantas untukku, memberikan yang terbaik, dan yang terindah kepada sang Pencipta sehingga ciptaaNya yang terbaik dan terindah itu bisa di berikan kepadaku. Biarkan Perbaikan diri ini selalu dan terus di perbaiki sehingga ciptaanMu itu benar-benar pantas untukku. biarkan aku saat ini sibuk dengan segala hal yang aku suka untuk memperbaiki diri. dengan semua usahaku untuk mendapat citra terbaik dihadapan yang paling aku cinta. Tuhanku. dan jika nanti ketika aku benar-benar bertemu denganmu, akan ku bawakan cinta dari Tuhanku kepadamu agar aku dan kamu di cintai olehNya.
Mungkin diriku akan membuat engkau jauh dari orang tuamu, tapi ingatlah Cinta kepadaku akan membawa Ridho Rabb kepadamu.
Perasaan ini akan kubawa sampai saat kita bertemu dan akan kupersembahkan sebuah terbaik untuk membinamu menuju keRidhoan Tuhanmu 
Perasaan lahir dari sebuah pertemuanBerputik rindu di hati yang amat mendalam

Mekar menyinar seluruh alam kehidupan
Segar sentiasa ia dalam ingatan
Cinta yang ku lafaz bukanlah cinta gurauan
Kasih yang ku damba bukanlah kasih igauan
Seikhlas hati kusemaikan benih kasih sayang
Moga kekal menyinar dalam keredhaan
Kau umpama
Mutiara di tengah lautan
Bak bidadari yang menghiasi hidupku
Bersama kasih sayangmu
Hadirlah kasihmu sentiasa dalam hidupku
Mekar bersama ikatan penuh keikhlasan
Moga harumannya kan kekal bersama keimanan
Menyegari ruangan hati kesyahduan
Kudambakan padamu sebuah kasih dan sayang
Yang lahir dari hati yang penuh ketulusan
Doaku agar Tuhan memberkati cinta kita
Disinari kehidupan dengan rahmat-Nya
Isteriku,kaulah bidadariku
Hadirlah bersamaku di setiap waktu
Ku janjikan setiaku hanya untukmu
Dan kasihku hanya padamu
Oh isteriku........ (Bidadari Hidupku Dehearty)
Senin, Desember 30, 2013 Diposting oleh Unknown 0

Rabu, 18 Desember 2013

#wirausaha MERUBAH DUNIA DENGAN WIRAUSAHA




Dengan Wirausaha kita bisa menentukan kemana kita mau berada, Dengan wirausaha kita bisa memperbanyak saudara di manapun berada, Dengan wirausaha kita bisa memijakkan kaki dimanapun berada, DDengan wirausaha kita bisa MENGGENGAM DUNIA,... 





Sahabatku yang selalu semangat di pagi ini, meskipun di madiun sekarang sedang mendung semuga tidak menyurutkan kerja-kerja kita, menyulitkan semangat kita dalam proses memperbaiki diri

kali ini saya ingin share tentang wirausaha
banyak mengatakan wirausaha itu berat, dan menakutkan bagi beberapa orang
kalau saya katakan wirausaha itu adalah sebuah mental jadi lebih bagus jika dikatakan mental wirausaha
dengan berwirausaha kita akan mendapatkan benyak pengalaman dan hebatnya dalam mental wirausaha tersebut mengandung mental-mental lainya, mulai dari mental berani mengambil resiko, berani memulai dan berani SUKSES.
yang perlu di perhatikan dalam proses wirausaha adalah
1. Amanah
2. Fatonah
3. Santun
4. Dermawan


Mungkin ini sedikit share tentang Wirausaha
untuk diskusi lebih lanjut bisa hubungi saya,... terimakasih
SALAM WIRAUSAHA
Rabu, Desember 18, 2013 Diposting oleh Unknown 0

Minggu, 15 Desember 2013

Belajar dari KUPU-KUPU

"Kenapa harus belajar dari kupu-kupu, kak Fuad?" Kata Fuad Kecil kepada Kak Fuad.

"Karena kupu-kupu tak pernah menggugat Tuhan atas takdir-Nya yang pernah terlahir menjadi ulat bulu yang menjijikkan, Adek Ganteng."
So?

1. Yuk, belajar mensyukuri selalu segala yang terjadi dengan senantiasa mengambil sisi terbaik dari semua takdir-Nya atas kita...!! :)

2. Yuk, belajar Menjalani hari dengan keceriaan. So, kalo ada yang membuat kita tak nyaman? Tinggal buat deh satu kotak khayalan. Terserah deh. Mau dinamain apa itu kotak. "Kotak imajinasi..??Gimana?"

BOLEH AJA..!! BEBAS...!! Adek atau siapapun boleh menamai kotak itu dengan sebutan APA SAJA. 

LALU....??

4. Masukkan SEMUA KETIDAKNYAMANAN KITA KE DALAM 'KOTAK KHAYALAN ITU. "Tapi harus sambil SENYUM LHO YA...!!" 


"Ng, Tapi kenapa harus pake senyum gitu sih?"

"Aslinya sih...emang nggak harus...!!" 

Cumaan....

"DENGAN MENGKOTAK-KOTAKKAN KETIDAKNYAMANAN ADALAH LEBIH BAIK DARIPADA TERKOTAK-KOTAK DAN TERBATASI OLEH ILUSI bernama "KETIDAKNYAMANAN"

Dan mulai sekarang...


5. Yuk belajar dan terus belajar untuk meyakini fakta tak terbantahkan... "Bahwa semua takdir Tuhan atas kita adalah PAKET KHUSUS dari-Nya HANYA DAN HANYA UNTUK KITA SEMATA HANYA UNTUK menjadikan diri kita semakin dewasa dan bijaksana dalam menikmati indahnya HIDUP."

Gimana? Mau belajar dari kupu-kupu?
"Kalo kak Fuad...MAU!!"

Salam Kupu-Kupu (KUatkan PribadimU Kepakkan UPayamU)
Dari NOAH (Number One Absurd Hypnolovemaster)

sumber :seratdakwah.blogspot.com
Minggu, Desember 15, 2013 Diposting oleh Unknown 0

Sabtu, 07 Desember 2013

[Tips Mendaki gunung] Ingat Allah selalu

kata teman mendaki gunung itu menghabiskan waktu dan ibadah jadi kurang biaralah orang berkata apa yang penting kita tidak seperti itu bukan,…. berikut tips yang saya dapatkan saat dulu melakukan pendakian di gunung lawu ke-3 kali bersama seorang “guru”ku biasa di panggil “mbah tarom” karena dulu aku harus membawa banyak bekal yang di bawa seorang pendaki perempuan yang sedang sakit tapi masih ingin mencapai puncak dia bilang begini "sen, nek munggah gunung iku langkahmu ojo ngampek lali nyebut, sak langkah sebuat nama Allah SWT mesti enteng".
maknanya seperti ini
dalam setiap langkah kita dalam mendaki gunung itu selalu menyebut Allah SWT
langkah pertama menyebut kata La (tidak)
Langkah kedua menyebut kata Illah (Tuhan)
Langkah ketiga menyebut kata Haillah (selain Allah)
dan berlajut terus sampai tempat tujuan
itu bisa mengantarkan saya sampai tujuan dan Alhamdulillah itu bisa di apilkasikan di dunia biasa selain dunia pendakian.
setiap kita menapaki perjalanan hidup yang penuh onak dan duri ini, dengan kita mengingat kepada Allah SWT insyaAllah Dia akan menolong kita.
mungkin sedikit tips dari saya semoga bermanfaat kalau salah mohon dibenarkan ya,…
di tunggu tips lainya
Allah Selalu bersama hambanya yang mengingatnya
Sabtu, Desember 07, 2013 Diposting oleh Unknown 0

[INGAT] 5 Dosa Para Pendaki Gunung WAJIB DI HINDARI

ADA sebuah anggapan bahwa mendaki gunung itu adalah sebuah tindakan yang keren dan gagah. Ada rasa bangga ketika sudah menginjakan kaki di puncaknya. Namun, sadarkah kita bahwa kita yang mengaku pecinta, ataupun penikmat alam, bisa jadi adalah seorang perusak alam?

1. Melakukan kegiatan pendakian massal (non-konservatif)

Mungkin kita sudah tahu tentang sebuah brand perlengkapan outdoor yang melakukan pendakian massal ke gunung Semeru beberapa waktu lalu. Saya sempat diajak teman karena dalam iklannya pendakian ini dibumbui oleh kata-kata bersih-bersih gunung, tanam pohon, dan konservasi.
Kenyataannya? Semeru menjadi tempat sampah dan potensi rusaknya ekosistem makin besar.
Sebelum mengikuti pendakian massal, ada baiknya survey terlebih dahulu. Berapa kapasitas gunung tersebut, berapa jumlah pendaki yang dibolehkan ikut oleh panitia, dan hal yang terkait dengan konservasi lainnya. Hindari penmas yang hanya mencari laba semata.
[hl]Jadilah pendaki yang bertanggung jawab.[/hl]
[hr]

2. Andil besar mencemari lingkungan

Biarkan mereka tetap pada tempatnya
Biarkan mereka tetap pada tempatnya
Saya pernah naik gunung dengan seorang rekan yang kelihatannya sudah ‘senior’ dalam hal mendaki. Namun, ditengah perjalanan istirahat, saat ia memakan sebuah makanan ringan, dengan ringannya pula ia membuang sampah itu sembarangan. Itulah potret kebanyakan pendaki yang tidak paham akan konservasi.
Apa sulitnya sih membawa sampah di dalam tas?
Di lain waktu, saat saya sedang ingin mengambil air di sebuah mata air, terlihat seorang pendaki yang sedang menikmati ritual B*B di mata air itu!
Apa dia tidak berfikir orang akan minum dari sana? Sebegitu sulitkah menggali lubang di tanah? Kucing saja masih bisa lebih pintar!
Dan banyak juga pendaki-pendaki yang masih saja menggunakan bahan-bahan kimia yang bisa merusak. Jangan heran kalau menemukan bungkus sabun/shampo yang tergeletak dekat di mata air.

3. Bersikap acuh tak acuh dan pasif.

Menganggap tugas konservasi itu adalah tugasnya penjaga Taman Nasional, porter, dan LSM lingkungan. Padahal pendaki sendirilah yang punya bagian besar dalam menjaga lingkungan.
Juga tidak mengindahkan kearifan lokal yang telah ditetapkan masyarakat setempat. Tertulis ataupun tidak tertulis. Seringkali mitos-mitos mistis di gunung itu sebetulnya adalah usaha untuk konservasi dari masyarakat.
Jangan sampai bilang begini, ” Saya bukan pecinta alam, kok. Cuma penikmat alam. Jadi bukan tugas saya dong untuk konservasi?”
Heran dengan orang yang bangga dengan menuliskan jejaknya di bebatuan ini.
Heran dengan orang yang bangga dengan menuliskan jejaknya di bebatuan ini.

4. Merusak keasrian gunung

Tidak sulit menemui corat-coret vandalisme di bebatuan, batang pohon, bahkan pos pendakian. Mengambil flora & fauna langka seperti bunga edelweiss, bertindak sembrono sehingga mengakibatkan kebakaran hutan. Puntung rokok dan bekas api unggun yang masih menyala, membuka jalur yang tidak seharusnya, membuang tissue basah kotor seenaknya dan masih banyak lagi.

5. Tidak membagikan pengetahuan tentang pendakian konservatif

Tak dipungkiri, mendaki gunung sekarang sudah terkesan menjadi sebuah ‘wisata’. Apalagi banyak pengaruh dari acara televisi, film, blog, forum dan banyak media lainnya.
Membagikan semangat mendaki gunung kepada orang-orang baru tanpa dibarengi semangat konservasi hanya akan menjadikan para pendaki tersebut menjadi generasi pendaki yang cenderung antipati terhadap lingkungan dan hanya mementingkan kesenangan semata.
Sebagian dari kita mungkin pernah melakukan hal atas, secara sengaja maupun tidak sengaja. Yang pernah, tolong jangan diulangi lagi dan mari saling mengingatkan kepada rekan pendaki yang lain.
Semoga gunung-gunung Indonesia masih bisa dinikmati anak-cucu kita nantinya. Amin.
Salam lestari!
Ingatlah bahwa masih ada anak cucu kita.
Sabtu, Desember 07, 2013 Diposting oleh Unknown 0