TERBARU

Kita diciptakan Allah sengan bahan material yang sama satu sama lain, tidak ada yang beda sama sekali yang membedakan adalah Amalan kita sewaktu kita di berikan kesempatan untuk hidup ini, maka jangan sia-siakan HIDUPMU

Kamis, 27 Februari 2014

Membuat HORMON METILTESTOSTERON, dari Testis SAPI

Testis sapi yang selama ini menjadi limbah, ternyata kaya testosteron. Berdasarkan uji radio immuno assay (RIA) memakai yodium-125, ekstrak jaringan testis sapi mengandung kadar testosteron lebih tinggi ketimbang mencit, domba, dan kambing. -Jumlahnya sekitar 30% lebih tinggi daripada domba dan kambing,- kata Dra Adria PM, peneliti sex reversal dari BATAN. Tingginya konsentrasi menunjukkan jumlah hormon androgen penghasil sel jantan lebih banyak.
Hormon metiltestosteron dibuat dengan cara mengiris-iris testis sapi menjadi kepingan-kepingan kecil seukuran 5 cm. Potongan itu lantas dioven pada suhu 60o C. Setiap 100 g tepung testis ditambahkan metil alkohol 70% sebanyak 50% dari total volume.

Hormon yang telah jadi diaplikasikan dengan cara dipping (rendam, red) dan oral. Namun, menurut Adria hasil terbaik jantanisasi diperoleh dengan cara perendaman larva berumur 3-10 hari. Saat itu kelamin jantan dan betina larva belum terbentuk. Itu pula yang diterapkan Muchsin saat 'mengubah' kelamin larva umur 7 hari dalam akuarium berukuran 100 cm x 30 cm. Muchsin mencampur 50 g hormon ke dalam 400/l air selama 18 jam. Larutan dituangkan ke dalam bak berisi larva. Bak pembenihan berukuran 3 m x 2 m itu disekat menjadi 5 bagian.

Kelamin ikan sudah dapat dibedakan secara kasat mata 2-3 minggu kemudian. Jantan bertubuh panjang dan betina perutnya buncit. 'Hasil yang didapat 95% jantan,' ujar Muchsin. Agar pertumbuhannya lebih cepat, burayak-burayak itu diberi pakan berupa campuran pelet dan hormon metiltestosteron. Dosisnya 200 cc hormon cair diaduk merata untuk 1 kg pelet. Pakan itu diberikan selama 7 hari berturut-turut setiap pagi dan sore. -Bibit sepanjang korek api, hanya butuh waktu pemeliharaan 2 bulan; umumnya 4 bulan,- kata Muchsin.

0 komentar: